Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2023

23. Resensi Buku "Kami (Bukan) Jongos Berdasi"

Gambar
Sebenarnya ini tulisan lama sih, tapi baru ketahuan ternyata pernah menulis resensi tentang buku ini. Mungkin karena terlalu lama mengendap di bagian folder paling terdalam. Mengsedih karena tak sempat mengirimkannya ke media, padahal format dokumennya "OTW dikirim ke redaksi" whoahhh huhuhu :"( But it's okay, aku up di blog sini aja biar tulisannya gak mubazir dan terbuang percuma dan semua orang bisa baca. So, enjoy your reading...!  “PEKERJAAN TERBAIK ADALAH HOBI YANG DIBAYAR”   IDENTITAS BUKU Judul Buku      : “Kami (Bukan) Jongos Berdasi” Penulis             : J.S. Khairen Penerbit            : PT. Bukune Kreatif Cipta Cetakan            : I, Oktober 2019 Tebal                : 414 Hlm (Lima Babak dan 48 Bab) ISBN ...

22. Opini: Self Love (Rahma.Id, 5 Juni 2022)

Gambar
  Caring Your Mental Health By Loving Yourself Apakah kita pernah meragukan diri kita sendiri? Merasa tidak pantas, merasa gagal, benci pada diri sendiri, dan menghakimi diri sendiri dengan kata “Aku tidak berguna, aku tidak cantik, aku tidak kaya, tidak pandai, aku tidak baik, dan lainnya.” Terkadang di dalam serangkaian kehidupan, nyatanya tanpa disadari kita sering kali meragukan diri kita sendiri. Tak mau memberi kesempatan, tak mau mengambil kesempatan untuk diri sendiri dan berani mengatakan gagal lebih awal bahkan sebelum mencobanya.   Apakah dengan seperti itu kita dapat dikatakan sebagai sahabat yang baik untuk diri sendiri? Kita selalu menyempatkan diri untuk berwelas asih dan tak segan mengulurkan tangan pada orang lain disaat mereka membutuhkan kita. Namun di sisi lain, tanpa disadari terkadang kita sendiri tak mampu berbagi welas asih dan enggan mengulurkan tangan di saat diri sendiri terjatuh dan membutuhkan pertolongan. Terkadang disaat kita terlalu mencintai se...

21. Antologi Buku: "Bawa Aku Kembali, Tuhan" dalam Buku The Amazing Me (Ruang Nulis, Agustus 2021)

Gambar
“BAWA AKU KEMBALI, TUHAN" Suatu waktu di masa lalu aku pernah berada pada masa ketika kaki dipaksa untuk tetap berdiri tegak disaat rapuh. Ada masa disaat badai menerjang namun badan harus tetap kokoh, siap sedia menjadi tameng. Masa di saat sayap-sayap mulai dipatahkan karena dianggap tak pantas untuk terbang. Masa di saat hati yang dipatahkan secara diam-diam. Masa diri ini diinjak-injak karena dianggap tak pantas memperjuangkan. Aku pernah berada di masa-masa sulit itu. Masa ketika diri ini melakukan kesalahan. Parahnya lagi selalu terjatuh dalam kesalahan yang sama berulang-ulang kali. Tak hentinya terjatuh pada lubang yang sama. Masa itu adalah masa-masa ketika diri ini tak layak untuk dikatakan berharga bahkan tak layak untuk dicintai kembali. Masa-masa rapuh ketika ditinggalkan seseorang yang dicintai. Masa ketika diri ini tak pantas untuk hidup dan berada di antara para orang baik. Ketika di masa-masa itu, aku mulai putus asa terhadap diriku sendiri dan kehilangan ...

20. Antologi Buku: "Hijabku, Jiwaku" dalam Buku My Hijab My Life (Ruang Nulis, Agustus 2021)

Gambar
“HIJABKU, JIWAKU” Awal pertama aku memakai hijab adalah suatu keajaiban dari Allah yang Dia anugerahkan untukku karena dibalik itu semua terdapat proses panjang yang berliku tanpa diduga. Aku merupakan gadis yang tinggal di sebuah desa dengan orang-orang yang masih sangat awam tentang tentang jilbab. Terutama bagi ibuku dan juga keluargaku. Bagi mereka jilbab merupakan hal kuno dan tidak kekinian sehingga tak banyak dari mereka yang mendukungku untuk berjilbab. Rasa itu dimulai sejak aku menduduki Sekolah Menengah Pertama (SMP). Saat itu aku memiliki seorang sahabat yang memantapkan hatinya untuk memutuskan berjilbab, tidak hanya karena tuntutan sekolah, namun saat di luar lingkungan sekolah pun ia tetap memakai kerudung.  Lalu aku bertanya padanya mengenai alasannya memakai kerudung. Salah satunya adalah karena tuntutan dari orang tuanya dan dari dirinya sendiri yang memang ingin serta merasa nyaman. Sebagai seorang perempuan yang fitrahnya memiliki rasa malu memang sudah se...

19. OPINI: The Beauty Of True Love with Halal Relationship (Pucukmera.Id, 10 Juli 2021)

Gambar
  The Beauty Of True Love with Halal Relationship Banyak sebagian dari kita terutama perempuan salah dalam menaruh harap, menempatkan cinta yang pada dasarnya tulus dan suci kepada orang yang salah, dan mencintai seorang yang tepat dengan cara yang salah. Hakikatnya cinta yang kita rasakan adalah suci karena rasa itu merupakan anugerah dari Yang Maha Pemilik Cinta. Lantas yang membuat rasa suci itu ternodai adalah bagaimana cara kita dalam mengekspresikan rasa cinta itu dan bagaimana cara mengontrol perasaan kita sendiri.    Allah dan Rasulullah tidak pernah melarang kita jatuh cinta, namun Dia memberikan batas-batas dan aturan bagaimana cara mengekspresikan cinta itu dengan cara yang benar sehingga hal itulah yang membedakan kita dengan makhluk lainnya ( read : hewan). Perempuan paling lemah saat mereka dihadapi dengan masalah perasaan, terutama dalam hal yang berbau rasa seperti VMJ  (Virus Merah Jambu).  Terkadang tembok atau prinsip yang berusaha kita bangun...

18. Antologi Buku: Bahagianya menjadi Penulis (Nulis Yuk, Juli 2021)

Gambar
  SELF HEALING DENGAN MENULIS Oleh: Putri Ambarwati Awal mulanya adalah dimulai dari kata ‘Cinta’. Aku jatuh cinta, maka aku menulis. Aku menulis, karena aku jatuh cinta. Kedua parafrase itu adalah sebuah kalimat yang memiliki hubungan sebab akibat antara kalimat yang satu dengan kalimat sesudahnya. Bagiku, menulis adalah wujud lain dari sebuah rasa ‘Cinta’ karena kenyataannya yang membuat aku memulai untuk menulis adalah karena aku telah jatuh cinta. Jatuh cinta pada buku-buku, jatuh cinta pada membaca, kemudian berakhir pada jatuh cinta untuk menulis. Perjalanan panjang yang cukup melelahkan, menghabiskan banyak malam hanya untuk sekadar bercengkerama dengan satu persatu huruf yang dirajut menjadi kata dan dirangkai menjadi sebuah kalimat. Berlatih, tertatih meraih satu persatu kata agar tersusun rapi menjadi sebuah kalimat yang tidak kehilangan makna sebenarnya. Awal aku menulis adalah karena keegoisan emosi yang tidak dapat diluapkan begitu saja. Terpendam dalam kesunyian k...

17. Antologi Buku: Bercengkrama dengan Kata "Senandika September" (Ruang Nulis, Januari 2021)

Gambar
  "TEMARAM" Bagi sebagian besar perempuan cinta pertama mereka jatuh pada sosok seorang lelaki yang biasa dia panggil dengan kata “Ayah”. Tapi bagi sebagian perempuan lainnya mereka bertanya-tanya tentang siapa sosok seorang lelaki yang akan menjadi cinta pertama dalam hidupnya. Ada sebagian orang yang menempatkan sosok seorang ayah sebagai Raja pertama di singgasana hatinya. Namun, ada sebagian lagi yang menjadikan sosok ayah sebagai orang pertama yang menggoreskan dan meninggalkan bekas luka untuk pertama kalinya di hati mereka. Lalu, ada pula sebagian lagi dari mereka yang mencoba agar terlihat tetap utuh walau pada kenyataannya sedang runtuh di dalam kehidupan keluarganya. "Langit, seburuk-buruknya orang tua. Mereka tetap mendapat sebutan dan tahta sebagai orang tua. Sekalipun kau ingin membayar mereka dengan memberikan seluruh darah, jiwa, dan ragamu, itu takkan mampu membayar lunas atas segala jasa-jasa mereka untuk seorang anak. Orang tua tetaplah orang tua. Denga...

16. Cerpen: Ujian Tanda Cinta (Rahma.Id, 27 Juli 2020)

Gambar
  “UJIAN TANDA CINTA”   ~Katanya, Tuhan menguji seseorang melalui dengan kehilangan sesuatu atau orang yang paling dicintai hambaNya. Entah itu dengan kepergiannya yang hanya sementara atau bahkan selamanya~ … Kemarin pagi, sekitar pukul setengah 10 tepatnya. Aku melihat seorang anak lelaki yang masih duduk di bangku kelas 4 SD itu sedang asyiknya berlari-lari dan bermain bersama teman-temannya. Sempat ku bertegur sapa dengan anak lelaki yang biasa dipanggil dengan sebutan Dimas itu. Ah, rupanya ada sedikit penyesalan karena di waktu itu aku sempat menegur tentang kenakalannya yang membuatku sedikit menyesal karena kenyataannya mustahil aku ketahui bahwa akan ada takdir lain juga yang bertegur sapa dengan dirinya hari ini. Sejak malam tadi anak lelaki itu sudah mengeluh kesakitan di bagian dadanya, terutama di bagian sebelah kiri. Anak pertama dari dua bersaudara itu tak henti-hentinya merengek kepada ibunya. “Ibu, dadaku sakit. Kayak sesak gitu loh bu.” Ucapnya ka...